(Penulis: Mr. A)
Realita remaja part 1.
Kisah ini berawal dari suasanan hati seorang remaja yang kurang bersahabat, lelaki itu bernama ilham. waktu itu ilham baru saja putus dengan kekasihnya yang bernama Lia. malam itu iya sendiri di kos-kosan miliknya, karna iya merasa kesepian maka iya memutuskan untuk berkunjung ke rumah kerabatnya yang letaknya sekitar 4 km dari tempat tinggalnya.ilham pun bergegas menuju ke rumah kerabatnya tersebut. Setibanya disana ilham di ajak oleh kerabatnya untuk berjalan-jalan ke sebuah lokasi praktek turun lapang siswa-siswi SMA untuk mengunjungi kekasih kerabatnya tersebut. Setibanya disana ilham merasa bosan karna tidak satupun orang yang dikenalnya selain dari kerabatnya itu. Tak lama kemudian kerabatnya tersebut menyuruh kekasihnya untuk memperkenalkan ilham dengan teman sekelasnya yang bernama Ella lalu kemudian ilham pun berkenalan
Meskipun sudah memiliki kenalan baru tetapi ilham masih saja merasa bosan karna setelah perkenalan itu Ella kembali menuju ke kamarnya. Suasana hati ilham beertambah kacau bagaimana tidak dia baru saja putus dengan kekasihnya dan kini dia melihat orang yang sedang pacaran tepat di depan matanya, kemudian terfikir ilham dalam hati andai saja dia memiliki seorang kekasih dia tidak akan seperti sekarang. Waktu telah menunjukkan pukul 10:00 yang artinya mereka harus pulang karna batas tamu di tempat tersebut hanya sampai jam 10:00.. setibanya di rumah kerabatnya ilham masih terfikirkan akan nasibnya yang begitu membosankan, maka ilham pun merenung dan dia kemudian dia terfikirkan kepada orang yang baru di kenalnnya tadi yaitu Ella, entah mengapa ilham kemudian baru terfikirkan kepada Ella,ilham pun merasa bingung.
Malam
itu merupakan malam yang panjang bagi ilham karna iya terus terjaga sepanjang
malam karna terus terfikirkan akan perasaannya yang sedang kacau. Keesokan
harinya ilham berniat meminta nomor ponsel Ella kepada kekasih sahabatnya dan
kemudian iya meminta tolong kepada kerabatnya agar dia bisa mendapatkan nomor
ponsel Ella , kerabatnya pun membantunya dan ilham pun kemudian berhasil
mendapatkan nomor ponsel Ella. Awalnya ilham malu untuk menghubungi Ella namun
karna rasa penasarannya yang besar kepada Ella akhirnya iya memberanikan diri
untuk menghubungi Ella akan tetapi panggilan ilham ternyata tidak di jawab oleh
Ella karna pada saat itu Ella sedang melakukan kegiatan praktek hingga jam 5
sore. pada mlm harinya ilham kembali
menghubungi Ella dan akhirnya Ella pun menjawab telfonnya dan tiba-tiba
ilhum pun bingung ingin memulai pembicaraannya darimana dan
akhirnya mereka hanya berbicara basa
basi sampai terdengar suara panggilan dari pembimbing Ella bahwa sekarang
adalah waktu makan malam dan Ella pun segera menutup telfonnya. Beberapa hari kemudian keduanya semakin
akrab dan rasa malu untuk bercerita pun sudah mulai berkurang bahkan mereka
sering kali memberi masukan satu sama lain,. Pada suatu malam tepatnya malam
minggu ilham kembali di ajak oleh kerabatnya untuk berkunjung ke tempat Ella dan
ilham pun tidak menolak karna iya berfikir sudah memiliki kenalan bahkan telah menjadi teman yang akrab
sehingga dia tidak akan lagi merasa bosan berada di tempat tersebut. Setibanya
di tempat Ella, Ilham melihat Ella sedang duduk sendiri sambil mendengarkan musik
maka ilham pun mengambil inisiatif untuk menghampiri Ella. ibarat seseorang
yang telah lama kenal , mereka bercerita dengan asyiknya, tertawa bersama tanpa menghiraukan kerabatnya yang berada
tidak jauh dari mereka. Karna asiknya bercerita ilham sampai lupa kalau batas
kunjungan hanya sampai jam 10:00, iya baru menyadarinya ketika
terdengar suara kerabatnya yang memanggilnya untuk pulang dan akhirnya ilham
pun berpamitan kepada Ella. Setibanya di rumah ilham masih terfikirkan kepada Ella,
iya berniat menelfon Ella namun iya ragu jika Ella akan di tegur oleh pembimbingnya maka iya pun
mengurungkan niatnya untuk menelfon Ella. Sebelum tidur ilham berfikir kenapa
saat berada di dekat Ella waktu berlalu begitu cepat dan bisa merubah suasana
hati ilham dari yang tadinya kacau
menjadi bahagia dan membuat ilham
melupakan masalah yang baru saja di laluinya bersama mantan kekasihnya. Entah
apa yang terjadi padanya sekarang ilham pun merasa bingung..

No comments:
Post a Comment